Skip to main content

shalat jum'at bagi wanita



Shalat JUM’AT bagi Wanita         

                             
jika hari ini adalah hari jum'at ,maka wajibnya seorang laki laki muslim yang sudah baligh adalah sholat jum'at . lalu bagaimana sholat jum'at bagi perempuan ya ????
terkait hukum jumatan bagi wanita , ada beberapa catatan yang perlu di perhatikan :
pertama ,ulama sepakat bahwa wanita tidak wajib melaksanakan shalat jum’at ,meskipun dia tidak sedang safar ,dan dia tidak ada udzur apapun . Ibnul Mundhir dalam kitab kumpulan kesepakatan ulama karyanya ,beliau meyebutkan :
Mereka (para ulama) sepakat bahwa jum’atan tidak wajib untuk wanita.” (Al-Ijma :no.52)
                Di antara dalil yang menunjukan hal ini adalah hadis dari Thariq bin Ziyad radhiallahu ‘anhu ,bahwa Nabi sholalohu aaihi wasalam bersabda :
jum’atan adalah kewajiban bagi setiap muslim , untuk dilakukan secara berjamaah ,kecuali4 orang : budak ,wanita ,anak(belum baligh) ,dan orang sakit.”(HR.Abu Daud 1067 dan disahihkan oleh Ibnu Rajab dalam Fathul Bari, 5:327).
                Di antara hikmah , mengapa wanita tidak wajib jum’atan ? agar wanita tidak turut berada di tempat berkumpulnya banyak laki – laki . sehingga menjadi sebab munculnya tindakan yang tidak diharapkan . semacam ,ikhtilat campur baur antara lelaki dengan wanita . (Badai’ As-Shanai’  1:258)
Kedua, Wanita boleh menghadiri Jum’atan
Jika ada wanita yang menjaga adab islami, dia diblehkan menuju masjid untuk melaksanakan shalat jum’at dengan adab-adab islami pula. Cara yan dilakukan sama persis dengan jum’atan yang dilakukan jamaah laki-laki. Artinya, dia wajib mendengarkan khutbah dengan seksama, tidak boleh ngobrol dengan temanya, dan dia hanya shalat 2 rakaat bersama imam, sebagaimana aturan jum’atan yang kita kenal.
Ibnu Mundzir dalam kitab Al-Ijma’ mengatakan
“Mereka (para ulama) sepakat bahwa jika ada wanita menghadiri jum’atan bersama imam, kemudian dia shalat bersama imam, maka itu sudah sah baginya.” (Al-Ijma’ : 53).
                Maksud Ibnu Mundzir, dia tidak wajib melaksanakan shalat zuhur karena telah melaksanakan jum’atan. Hal senada juga dikatakan Ibnu Qudamah , setelah beliau memaparkan jumatan tidak wajib bagi wanita, beliau menegaskan :
“Hanya saja jum’atan itu sah dikerjakan wanita (bersama imam) karena mereka shalat shalat jamaahnya sah (maksudnya: wanita boleh shalat jamaah).”
                Dulu para wanita shalat jum’at berjamaah bersama Nabi Muhammad saw (Al-Mughni, 2:243)
Ketiga, shalat jum’at sendirian di rumah , tidak sah
Para ulama sepakat bahwa jumatan hanya boleh dikerjakan secara berjamaah Tanpa jamaah, jumatanya tidak sah. Baik yang melakukan ini laki-laki maupun wanita. Dalilnya adalah hadis yang telah disebutkan di atas :
“jumatan adalah kewajiban bagi setiap muslim, untuk dilakukan secara berjamaah.”
Artinya, tanpa berjamaah, tidak mungkin bisa jumatan. Hanya saja ulama berbeda pendapat, berapakah jumlah minimal jamaah, sehingga boleh melaksanakan jumatan .Ada yang mengatakan minimal 3 orang ada yang mengatakan 40 orang, dan ada yangmemberi batasan satu kampung.
                Lebih dari itu ,wanita juga tidak boleh dilakukan antar jamaah wanita. Karena pelaksanaan jumatan bagi wanita hanya mengikuti jumatan yang diadakan kaum muslimin laki-laki di mayarakat tersebut. Mereka berkumpul di suatu tempat, untuk melaksanakan shalat mendengarkan khutbah dan melakukan banyak syair islam disana .dan itu semua tidak mungkin dilakukan oleh wanita .
                Oleh karena itu, jika wanita tidak jum’atan di masjid maka dia shalat dzuhur di rumah .
Lajnah Damiah memfatwakan :
Jika wanita shalat jum’at bersama imam masjid ,maka itu sudah cukup baginya sehingga tidak perlu shalat dzuhur di hari itu (setelah jum’atan) .Namun jika dia shalat sendirian maka tidak  ada kewajiban shalat baginya , kecuali shalat dzuhur dan dia tidak boleh shalat jum’at
Keempat , yaitu lebih afdal wanita shalat zuhur dirumah dan tidak ikut jum’atan .
Ini berdasarkan sabda Rassullulah SAW
“janganlah kalian menghadapi istri kalian untuk ke masjid . dan rumah mereka itu lebih baik bagi mereka.”(HR.Abu Daud 567 dan disahihkan Al-Albani).

Comments

Popular posts from this blog

Belajar bahasa Arab yuk .jadikan harimu lebih santun :) :-)

Mari belajar bahasa syurga ! ♥ :’) 1. Salam ukhwah fillah - salam persahabatan kerana Allah . 2. Ukhti - kakak atau saudara perempuan . 3. Akhi - abang atau saudara lelaki . 4. Zauj - suami . 5. Zaujah - isteri 6. Assif jiiddan - i’m really sorry 7. syukran-afwan - terima kasih - sama-sama 8. Ukhuwwah Fillah Abadan Abada - persaudaraan kerana Allah selama-lamanya 9. fa’iza ‘azamta fatawakkal’alallah - setelah kamu berazam maka bertawakkal lah 10. iinni akhafullah - sesungguhnya aku takutkan Allah 11. mafi qalbi ghairullah - tiada apa di dlam hati selain Allah 12. Lau samahta - excuse me 13. Naltaqi ghadan - kita jumpa lagi esok 14. Ilalliqa’ - Moga bertemu lagi 15. Syafaakallah - Moga Allah menyembuhkan awak – lelaki) 16. Syafaakillah -Moga Allah menyembuhkan awak – perempuan) 17. taffadhol - silakan 18. la aadri - saya tak tahu 19. ma fi musykilah - tiada masalah 20. Bitaufiq wannajah - semoga mencapai kejayaan 21. Jazakallahu khairan kathira - Semoga Allah memb...

Desa Tertinggi di Pulau JAWA - DESA SEMBUNGAN

Desa Tertinggi di Pulau JAWA S E M B U N G A N   @Septy1309 -Dari sekian bannyak desa yang bisa di kunjungi traveler , nyatanya desa Sembungan adalah yang paling menarik perhatian. Desa yang letaknya di ketinggian 2.306 mdpl merupakan dataran tinggi Dieng dan desa ini adalah desa tertinggi di pulau Jawa. Dataran tinggi Dieng menyajikan banyak sekali kombinasi pemandangan yang menarik . Selain kecantikan telaga warna , legenda rambut gimbal di kawah si kidang ,candi arjuna , golden sunrise di puncak sikunir,flora carica dan terong belanda yang khas, serta masih banyak lagi. Ada satu lagi fenomena di Dieng yang membuat saya dan teman teman saya terkagum kagum, yakni Sembungan , yang ternyata adalah desa tertinggi di pulau Jawa. Sungguh menakjubkan bukan ? itulah sebabnnya tak lama setelah kunjungan pertama saya berkunjung ke Dieng bersama keluarga saya . Apabila dulu saya mengunjungi kawah sikidang dan Dieng Plateau Theater , maka kali ini saya kami menyaksikan G...

Pembahasan mengenai meninggalcan actifitas selagi shalat JUM'AT

Ashabun nuzul surah jumu’ah ayat 9 Arti dari surah al jumuah ayat 9 Artinya: ketika Rasulullah Saw berkhutbah pada hari Jumat, tiba-tiba datanglah rombongan unta (pembawa dagangan), maka cepat-cepatlah sahabat Rasulullah Swt. mengunjunginya sehingga tidak tersisa lagi   (sahabat yang mendengarkan khutbah) kecuali 12 orang. Yaitu Saya (Jabir), Abu Bakar dan Umar termasuk mereka yang tinggal. Maka Allah Swt. pun menurunkan ayat: wa iza ra'au tijaratan au lahwan sampai akhir surat . (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad dan Turmuzi dari Jabir bin Abdullah) Tafsir Mufradat ·          نودي للصلاة        :   yang dimaksud dengan nuudiya lis sholat di sini adalah adzan (panggilan/ seruan) di mana khotib telah duduk di atas mimbar, karena di masa Rasulullah tidak ada adzan selain itu. Atau bisa juga berarti adzan yang kedua yakni sejak masa khalifah Utsman bin Affan sampai zaman kita sekarang, beliau menambahkan ...